1 Mar 2011

He Has Talent

Behind the limitations we can still work .. that's worth given a thumbs up for this one my brother Faisal Djaja..

Dengan berbekal kamera HP dan kamera pocket toh dengan bakat yang dimilikinya tidak menghambat dia berkreasi..saya suka dengan foto - foto hasil jepretannya..
I think he could become a great photographer someday ..























he's got great talent behind the limitations


Linux Operating System

Sebenarnya posting yang satu ini merupakan tugas kuliah saya semester 3 yang lalu,,setelah pikir - pikir bagus juga kalo saya memposting tugas ini,,ini bisa membantu orang lain yang mau mencari tau tentang Linux Operating System..



Linux OS

Secara teknis dan singkat dapat dikatakan, Linux adalah suatu sistem operasi yang bersifat multi user dan multitasking, yang dapat berjalan di berbagai platform, termasuk prosesor INTEL 386 dan yang lebih tinggi. Sistem operasi ini mengimplementasikan standard POSIX. Linux dapat berinteroperasi secara baik dengan sistem operasi yang lain, termasuk Apple, Microsoft dan Novell.
Nama Linux sendiri diturunkan dari pencipta awalnya, LINUS TORVALDS, di Universitas Helsinki, Finlandia yang sebetulnya mengacu pada kernel dari suatu sistem operasi, suatu penamaan yang biasa digunakan untuk mengacu ke pada suatu kumpulan lengkap software, yang bersama-sama dengan kernel menyusun suatu sistem operasi yang lengkap.Linux dulunya adalah proyek hobi yang dikerjakan oleh Linus Torvalds yang memperoleh inspirasi dari Minix. Minix adalah sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andy Tanenbaum. Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Kemudian pada bulan Oktober 1991 tanggal 5, Linus mengumumkan versi resmi Linux, yaitu 0.02 yang hanya dapat menjalanka n bash (GNU Bourne Again Shell) dan gcc (GNU C Compiler). Sekarang Linux adalah sistem UNIX yang lengkap, bisa digunakan untuk jaringan (networking), pengembangan software, dan bahkan untuk sehari-hari. Linux sekarang merupakan alternatif OS yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan OS komersial, dengan kemampuan Linux yang setara bahkan lebih Lingkungan sistem operasi ini termasuk ratusan program termasuk, kompiler, interpreter, editor dan utilitas perangkat bantu yang mendukung konektifitas, Ethernet, SLIP dan PPP, dan interoperabilitas.


Kelebihan Linux :
·    Linux merupakan sistem operasi bebas dan terbuka. Sehingga dapat dikatakan, tidak terdapat biaya lisensi untuk membeli atau menggunakan Linux.
·     Linux mudah digunakan. Dulu, Linux dikatakan merupakan sistem operasi yang sulit dan hanya dikhususkan untuk para hacker. Namun, kini, pandangan ini salah besar. Linux mudah digunakan dan dapat dikatakan hampir semudah menggunakan Windows.
·   Hampir semua aplikasi yang terdapat di Windows, telah terdapat alternatifnya di Linux.Kita dapat mengakses situs web Open Source as Alternative untuk memperoleh informasi yang cukup berguna dan cukup lengkap tentang alternatif aplikasi Windows di Linux.
·    Keamanan yang lebih unggul daripada Windows. Dapat dikatakan, hampir semua pengguna Windows pasti pernah terkena virus, spyware, trojan, adware, dsb. Hal ini, hampir tidak terjadi pada Linux. Di mana, Linux sejak awal didesain multi-user, yang mana bila virus menjangkiti user tertentu, akan sangat sangat sangat sulit menjangkiti dan menyebar ke user yang lain. Pada Windows, hal ini tidaklah terjadi. Sehingga bila dilihat dari sisi maintenance / perawatan data maupun perangkat keras-pun akan lebih efisien. Artikel yang menunjang argumen ini: 

·         Linux dan Virus.

·   Linux relatif stabil. Komputer yang dijalankan di atas sistem operasi UNIX sangat dikenal stabil berjalan tanpa henti. Linux, yang merupakan varian dari UNIX, juga mewarisi kestabilan ini. Jarang ditemui, komputer yang tiba-tiba hang dan harus menekan tombol Ctrl-Alt-Del atau Restart untuk mengakhiri kejadian tersebut. Sehingga, tidaklah mengherankan bila Linux mempunyai pangsa pasar server dunia yang cukup besar. Dari hasil riset IDC, pangsa pasar server dunia yang menggunakan Linux pada tahun 2008 akan mencapai 25,7 % (dapat dibaca di eweek.com).
·  Linux mempunyai kompatibilitas ke belakang yang lebih baik (better backward-compatibilty). Perangkat keras (hardware) yang telah berusia lama, masih sangat berguna dan dapat dijalankan dengan baik di atas Linux. Komputer-komputer yang lama ini tidak perlu dibuang dan masih dapat digunakan untuk keperluan tertentu dengan menggunakan Linux (sebagai penunjang informasi dapat membaca artikel “Don’t Throw That Old PC Away–Give It New Life with Linux“). Selain itu, tidak pernah ditemui dokumen-dokumen yang lebih baru tidak dapat dibaca pada Linux versi yang lebih lama. Pada Windows, kita seakan dituntut untuk terus mengikuti perkembangan perangkat keras. Sebagai contoh, beberapa bulan lalu, telah dirilis Windows Vista. Beberapa dokumen yang dibuat dalam Windows Vista tidak dapat dibuka dalam Windows XP. Sehingga, mau tidak mau, kita harus beralih ke Windows Vista, dan itu berarti meng-upgrade atau membeli perangkat keras (hardware) baru yang lebih bagus (perangkat keras minimum Windows Vista dapat dilihat Microsoft.com). Atau, bisa jadi ada aplikasi-aplikasi yang dibuat beberapa tahun yang lalu tidak dapat dibuka lagi di Windows Vista, karena sudah tidak didukung lagi oleh Microsoft.


Kelemahan Linux
·     Banyak pengguna yang belum terbiasa dengan Linux dan masih ‘Windows minded’. Hal ini dapat diatasi dengan pelatihan-pelatihan atau edukasi kepada pengguna agar mulai terbiasa dengan Linux.
·    Dukungan perangkat keras dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada Linux. Untuk mencari daftar perangkat keras yang didukung pada Linux, kita dapat melihatnya di Linux-Drivers.org atau LinuxHardware.org.
·     Proses instalasi software / aplikasi yang tidak semudah di Windows. Instalasi software di Linux, akan menjadi lebih mudah bila terkoneksi ke internet atau bila mempunyai CD / DVD repository-nya. Bila tidak, maka kita harus men-download satu per satu package yang dibutuhkan beserta dependencies-nya.
·    Bagi administrator sistem yang belum terbiasa dengan Unix-like (seperti Linux), maka mau tidak mau harus mempelajari hal ini. Sehingga syarat untuk menjadi administrator adalah manusia yang suka belajar hal-hal baru dan terus-menerus belajar.


Semoga posting saya kali ini bermanfaat..

Sang Pakar IT Indonesia - Onno Purbo

Mendengar nama Onno W Purbo,,sejenak saya mengingat kembali kejadian 1 tahun yang lalu,di mana saya bertemu dengan beliau..saya sudah mengagumi beliau semenjak SMA dulu..hal tak terduga terjadi tiba - tiba salah seorang dosen saya mengajak saya dan salah satu teman saya untuk ikut seminar yang di adakan di gedung serba guna kantor gubernuran sulawesi utara..rasanya seneng banget seperti dapat undian berhadiah waktu tau pak Onno yang akan menjadi salah satu narasumbernya..

Langsung saja saya mengiyakan tawaran yang gak akan datang dua kali,,benar saja sesampai disana saya bisa bertemu dan dekat dengan beliau..oiya bagi yang belum kenal beliau mari saya kenalkan dulu tentang beliau..


Onno.W.Purbo merupakan seorang penulis, pendidik, pembicara seminar dan workshop, mantan dosen ITB, dan pakar teknologi informasi. Itulah sejumlah label yang disematkan bila mengingat sosoknya. RT/RW-Net, Linux, open source, VoIP, network security, dan internet. Itulah sebagian dari ilmu yang dibagikannya kepada siapa saja yang ingin belajar. Begitulah beliau yang biasa di panggil dengan sebutan "Kang Onno" (tapi saya sering memanggilnya om Onno)..
Walaupun om Onno seorang pakar teknologi informasi di Indonesia tapi beliau lebih suka disebut sebagai penulis TI alias freelance IT Writer. Bahkan dalam laman facebooknya pun, Om Onno lebih suka menggambarkan dirinya sebagai 'An ordinary Indonesian' yang artinya Rakyat Indonesia Biasa Saja. Walaupun sudah terkenal dan menyandang sejumlah gelar bergengsi dari luar negeri, Om Onno tetap berusaha rendah hati dan tetap mau berbagi ilmu dengan siapa saja..Karena sikap beliau yang mau berbagi ilmu itu yang membuat saya kagum dan ingin seperti beliau..

(kenangan bersama sang inspirasi,,Onno W Purbo feat kak syaiful)

Seneng banget kemarin bisa tanya jawab,diskusi singkat,dan foto bareng Om Onno..ilmu - ilmu yang beliau share masih sering di terapkan oleh saya..makasi Om Onno mudah2an bisa ketemu lagi..







Tergila - gila Urban Art

Beberapa bulan ini saya sedang tergila - gila dengan gambar - gambar Urban Art..saya pun mulai mencari hal - hal mengenai urban art dan cara membuat gambar urban art

Kata Urban Art sendiri berarti Seni Perkotaan (dari urbanus Latin, dirinya dari urbs ("kota")) adalah gaya seni yang berhubungan dengan kota-kota dan kehidupan kota sering dilakukan oleh para seniman yang tinggal di atau memiliki gairah untuk kehidupan kota. Dengan cara itu seni perkotaan menggabungkan seni jalanan dan grafiti dan sering digunakan untuk merangkum semua bentuk seni rupa yang timbul di daerah perkotaan, yang terinspirasi oleh arsitektur perkotaan atau thematizing gaya hidup perkotaan. (di kutip dari wikidepia)

Urban art adalah seni yang mencirikan perkembangan kota, dimana perkembangan itu kemudian melahirkan sistem di masyarakat yang secara struktur dan kultur berbeda dengan struktur dan kultur masyarakat pedesaan. Saat ini seni bukan lagi sekedar berlatar belakang tradisi tapi justru lebih merespon tradisi-tradisi baru terutama di daerah perkotaan yang secara demografis dihuni oleh anggota masyarakat yang sangat heterogen. (dikutip dari bandungcreativecityblog)

Berawal dari sebuah buku yang gak sengaja saya temukan di salah satu toko buku,,dari situ saya menjadi tertarik dengan urban art,,menurut saya urban art itu sebuah cerminan seni yang unik,lucu, dan merupakan seni baru yang menjunjung kebebasan berkarya..


Gambar - gambar yang membuat saya jatuh hati sama urban art









(Source Images : Urban Art Character Edition with Coreldraw - slamet hariyadi, elexmedia komputindo)
 
Lucu - lucu kan?..makanya karena gambar ini saya jadi tertarik urban art character
sekarang masih belajar untuk buat yang kayak gini




regards,,
XOXO,,Dici